Kerugian kasus dugaan korupsi, Petugas cek fisik bangunan Di Kutowinangun

4862_pemeriksaan_fisik_jalan_rabat__20181122170055

Kebumen – Inspektorat Kabupaten Kebumen bersama Kejaksaan Negeri Kebumen dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melakukan pemeriksaan fisik rabat beton di Desa Kutowinangun, Kecamatan Kutowinangun. Itu dilakukan guna menghitung kerugian uang negara dugaan korupsi yang terjadi di Desa Kutowinangun.

“Iya hari ini bersama Inspektorat melakukan pemeriksaan fisik rabat beton,” ungkap Kajari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono melalui Kasi Pidana Khusus Pramono Budi Santoso, Kamis (22/11/2018) saat dikonfirmasi.

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengecek kesesuaian spek antara yang tertera RAB (rencana anggaran biaya) maupun kenyataan pembangunan di lapangan. Pemeriksaan fisik tersebut diakui Pramono telah berlangsung selama lima hari dan masih akan berlangsung esok hari.

“Setelah pemeriksaan fisik akan dihitung kerugian negara oleh Inspektorat,” terangnya.

Sementara itu, Puspolukito (47) salah satu warga Desa Kutowinangun mengharapkan penanganan perkara dugaan korupsi dapat segera dituntaskan. Menurutnya, masyarakat Kutowinangun sangat menantikan kejelasan perkara dugaan tindak pidana korupsi di desanya.

“Kami mengharapkan penanganan oleh Inspektorat segera tuntas dan dapat dilimpahkan ke Pengadilan,” ungkapnya belum lama ini.

Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri Kebumen mengendus adanya dugaan penyelewengan APB (anggaran pendapatan belanja) Desa Kutowinangun sejak tahun 2014 hingga 2017. Dugaan penyelewengan anggaran terdapat beberapa item yaitu pendapatan sewa kios, Dana Desa dan Alokasi Dana Desa.

Dugaan korupsi tersebut berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh Kejaksaan Negeri Kebumen. Dalam pemeriksaan dokumen desa, ditemukan pembukuan administrasi yang tidak dilakukan dengan baik. Seperti halnya catatan kas pendapatan desa dari kios yang tidak baik dan pengelolaan anggaran tidak baik.

Pihak penyidik sendiri telah meminta keterangan puluhan saksi barik dari perangkat desa, Camat Kutowinangun, para penyewa kios dan Dispermades PPPA Kebumen. Namun, hingga kini pihak Kejari belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

author
No Response

Leave a reply "Kerugian kasus dugaan korupsi, Petugas cek fisik bangunan Di Kutowinangun"